Info Ternak

Informasi Seputar Dunia Peternakan

bookmark bookmark
erlangga On January - 5 - 2010

Saya mulai berjualan ternak secara online mulai tahun 2006, dimulai dari jenis kambing. Karena ada teman yang juga baru mulai berternak kambing secara profesional ( dalam sebuah peternakan yang terintegrasi ). Kambing yang saya jual adalah kambing etawa, jawa randu, kacang, domba ekor gemuk dan domba gembel. Jadilah saya marketing dari peternakan tersebut.

Kebetulan pada waktu itu tujuan utama saya adalah negara Malaysia.Kenapa Malaysia? Karena kambing etawa pada saat itu baru mulai booming di Indonesia, jadi tingkat penjualan nya belum sebagus sekarang. Dan pada saat itu pemerintah Malaysia mulai concern untuk membuat jenis kambing ini booming disana.

Karena pada waktu itu saya belum terlalu mengerti tentangblog atau web site, cara optimalisasi web site menggunakan s.e.o tool, optimalisasi keyword, atau bagaimana cara membuat artikel yang baik, yang memudahkan search engine meng-index blog atau situs kita.Pokoknya pada saat itu saya nggak paham bagaimana tip dan triknya

Dan pelayanan terhadap calon pembel yang datang blo saya pada waktu itu tidak saya utamakan. Karena saya belum tahu penerapan dan optimalisasi dari blog tersebut.

Pada awalnya, Saya hanya menggunakan hosting dari google pages dan redirect Url dari Dot TK. ( baru dikemudian hari saya menyadari bahwa Dot TK ini sangat sulit ter index oleh google ), sekarang blog itu masih ada. coba cek di www.juakambing.tk

Tidak saya rencanakan secara baik tentang content blog tersebut, jadi hanya saya isi mengenai jenis-jenis kambing yang saya jual , gambar/foto dan harganya.

Kemudian strategi pemasaran yang saya pilih adalah : browsing di google mencari blog atau web site peternak kambing di Malaysia, kebetulan waktu itu di Malaysia rata-rata para peternak sudah punya blog. Saya kirim email penawaran satu persatu ke hampir semua peternak tersebut.

Kebetulan pada saat itu tingkat persaingan penjual kambing etawa dari Indonesia ke negara Malaysia lewat media internet hampir di bilang tidak ada.

Jadilah saya  satu-satunya ( karena pesaing yang lain tidak seagresif saya dalam menawarkan kambing ) penjual kambing yang paling aktif secara online. Jika pesaing saya hanya menunggu (pasif) calon pembeli, saya aktif menawarkan langsung ke email mereka.

Bagusnya cara ini adalah : pembeli tidak harus browsing dulu untu tahu saya. Cara pertama, saya posting penawaran pada situs-situs iklan online yang pasarnya memang khusus untuk daerah Malaysia, salah satunya pada saat itu yang memang sedang booming adalah www.agribazaar.com.my. Bahkan setelah blog walkingatau browsing ke blog atau situs penternak saya kumpulkan nomer telpon nya kemudian saya lakukan sms marketing ke peternak peternak itu.

Dalam penawaran tersebut saya sertakan foto dan harga, sangat memudahkan calon pembeli dalam memilih dan memutuskan pembelian.

Kemudian jika tertarik mereka langsung datang ke peternakan untuk langsung melihat kambingnya.

Alhamdulillah dengan cara tersebut secara rutin per bulan saya dapat menjual kambing ke Malaysia minimal 500 ekor. Dari jenis kambing etawa yang dipergunakan sebagai “baka” atau bakalan atau bibit dan jenis kacang atau jawarandu yang dipergunakan sebagai kambing potong. Saat itu saya sudah lumayan menerapkan manajemen yg baik, teknologi informasi (lewat blog/websitre) yg lebih baik dari pada para pesaing. Pendapatan saya kira-kira berapa ya?lumayan lah,….

Saat ini tahun 2010 bisa dibilang agak sulit untuk menjual ke sana kembali, karena harga kambing di Malaysia dan di Indonesia sudah hamper sama. Margin harganya sudah terlalu tipis.

Pada tahun 2006 perdagangan kambing Etawa di Indonesia khususnya pulau Jawa juga belum begitu ramai, baru kemudian booming pada sekitar tahun 2008.

Sayangnya saya baru mulai tertarik untuk memperbaiki blog atau website saya pada tahun 2008, beralih menggunakan domain berbayar, dan itupun karena kesibukan tidak dijalani dengan serius. Andaikan waktu awal sudah saya perhitungkan secara benar  Maka saya bisa memperkirakan bahwa blog atau website saya akan menjadi salah satu yang terdepan dalam penjualan ternak kambing secara online.

selanjutanya nanti saya cerita lagi di lain topik bagaimana dulu pada awalnya berjualan susu kambing, tunggu aja lanjutan artikel ini.

kambing jamnapari ettawa 3 300x225 Perdagangan kambing Etawa secara Online (1)**salah satu kenang2an dari jantan yang sekarang KTP nya dah ganti jadi IC = Identity Card (KTPnya Malaysia)***

Artikel lain ::

tips mencari buyer kambing untuk export

tips menghindari tingkat kematian yang tinggi dalam pengiriman kambing


Related posts:

  1. Perdagangan kambing etawa secara online (2)
  2. Tips dan trik mengirim kambing dalam jangka waktu lama
  3. Cara Ampuh Bagaimana Mendapatkan Pakan kambing Tanpa Membayar, Bahkan Anda Dibayar
  4. Apa anda tau jenis potongan daging kambing?
  5. Berbagai link informasi yang dibutuhkan peternak
  6. Kandang kambing Etawa
  7. Standarisasi Kualitas Kambing Etawa
  8. Pakai anting malah tidak laku
  9. Kambing etawa
  10. Ngepop nya Susu Kambing, seperti juga ngepop nya musik pop Indonesia
Categories: Artikel

4 Responses

  1. agus says:

    hahahahha,..bagus juga,..yang pintar dan yang kaya pasti kalah denga yang rajin kan ??….

  2. erlangga says:

    wah saya juga pakai rumus itu bos…benar itu,..absolutely 100%

  3. zulfan says:

    assalamu’alaikum ww

    salam kenal pak, nama saya zulfan..saya ada produk jaket kulit dr kambing etawa dan lagi mencoba mencari pasar di luar negri. Saya baca bpk sudah expor kambing ke Malaysia, jika bpk tidak keberatan, apa saya bs diberi info (link) buyer dr malaysia pak? atau jika bpk berminat kerjasama saya dgn senang hati menerima. Baik pak, saya tunggu kabar baik dari bpk, wassalam

  4. Thx to informasinya semoga bermanfaat untuk bisnis saya…

Leave a Reply