Pakai anting malah tidak laku

Ya biasanya memang begitu jika pakai anting  malah tidak laku. Kalau tidak pakai anting malah kesempatan untuk laku lebih besar.

Inilah yang sering sekali terjadi jika kita menjual hewan ternak kita, biasanya sering digunakan  untuk ternak sapi dan ternak kambing . Jika digunakan untuk ternak kambing,  malah bisa bisa nggak laku kambing yang akan kita jual jika pada telinganya ada anting anting atau eartag.

Apa sih sebenarnya eartag? Kenapa eartag ini digunakan?Gunanya apa sih,…

Eartag adalah sebuah alat yang diletakkan pada telinga hewan ternak. Alat tersebut digunakan untuk penomoran dalam proses registrasi atau pendataan hewan ternak. Pada awalnya hanya berbentuk plastik yang diberi nomor saja. Tapi pada saat ini sudah lebih baik dengan menggunakan barcode malahan sudah dicoba memamakai chip.

Eartag ini digunakan untuk mengetahui data data penting seperti asal usul keturunan dari hewan ternak, riwayat kesehatannya, data pakan ternak apa saja yang pernah dimakan, obat-obatan apa saja yang pernah diberikan, data pemilik hewan ternak tersebut dan berbagai data lain yang kita butuhkan.

*salah satu koleksi haji bondan yang sudah memakai eartag*

Akan lebih enak buat kita selaku peternak jika memiliki semua informasi dan data data penting soal ternak kita kan. Hewan ternak yang berkualitas dan mahal harganya seperti kambing etawa akan lebih mempunyai nilai jual yang tinggi sebetulnya jika meiliki data yang lengkap. Pada eartag tersebut terdapat data mengenai silsilahnya ( sehingga lebih mudah bagi breeder untuk memperkirakan kualitas dari keturunan yang diharapkan ) data mengenai pakan ternak apa saja yang dikonsumsi, data mengenai riwayat penyakitnya, bahkan kita bisa kontak dan mengetahui siapa dokter hewan yang biasa menangani hewan ternak tersebut.

Akan membuat tugas kita sebagai peternak lebih mudah. Jika hewan ternak tersebut sakit kita akan tahu apa biasanya obatnya, bagaimana kebiasaan nya ketika sakit, atau bisa kita kontak dokter hewan yang biasa menangani hewan ternak tersebut, jika akan mengawinkan hewan ternak itu kita juga bisa tahui silsilahnya dahulu bagaimana, sehingga kita punya perkiraan nanti kualitas anaknya akan jadi seperti apa, mempermudah standarisasi dan pensertifikasian hewan ternak, khususnya pada hewan ternak kambing etawa yang sebentar lagi harus kita mulai bersama.

*proses mempersiapkan eartag*

Pada zaman dahulu sering kali kambing etawa kita akan laku murah atau malah tidak laku sama sekali jika ditelinganya ada eartag. Karena anggapan orang pada waktu itu hewan akan menjadi cacat, cacat kecil, ada lubang sedikit di bagian telinganya. Malahan ada yang menganggap itu sebaga penyakit. Wah nggak benar sama sekali padahal kan.

Pada saat itu para peternak belum menyadari fungsi dari eartag ini, belum disadari kebutuhan dari data-data atau informasi mengenai ternak kambing yang mereka miliki. Belum ada juga yang menanyakan mengenai data data tersebut. Mungkin ada yang sudah menyadari juga tapi karena memang belum ad ayang mempopulerkan jadi yang sebetulnya sudah sadar pengen pakai jadi tidak mau pakai karena tidak ada temannya.

Nah pada saat ini para peternak sudah mulai menyadari pentingnya data data tersebut. Apalagi peternak kambing etawa. Peternak kambing etawa mulai menyadari pentingnya data data mengenai sejarah riwayat kambing etawa yang mereka punyai. Jika mereka mengetahui secara detail riwayat dan asal usul dari kambing etawa berkualitas yang mereka punyai, harga jualnya bisa jadi lebih tinggi.  Penjual bisa dapat profit lebih tinggi dan pembeli bisa lebih tahu berbagai data dan informasi yang dibutuhkan mengenai kambing etawa tersebut. Bisa tahu kebiasaannya, pakan ternak apa saja yang dikonsumsi, penyakit apa saja yang pernah diderita, yang paling penting asal usulnya – Karena dari indukan yang bagus bisa diperkirakan kemungkinan anak untuk ikut kualitas induknya perkiraan nya bisa lebih dari 70% ( 10% lagi dari kualitas makanan dan gizi, 10% cara pemeliharaan, 10% lagi dari doa anda sendiri,…hehe)

Ini saat yang tepat untuk memulai karena pemberian eartag ini akan mendukung program standarisasi kualitas kambing peranakan ettawa yang beberapa saat yang lalu telah mulai dilaksanakan, dimulai dari kabupaten Sleman, di kandang Bumiku Hijau milik Haji Bondan ( www.kambingetawa.net)

Peternak yang baik adalah peternak yang concern mengenai ternakan nya dan memiliki data dan informasi yang akurat mengenai sejarah dan riwayat dari apa yang ia ternak kan.

Mari kita songsong bersama perubahan zaman dan terus kita tingkatkan harkat dan martabat peternak dan dunia peternakan,..

SALAM TERNAK…

baca juga : standarisasi kualitas kambing peranakan ettawa (p.e)

Share

4 comments for “Pakai anting malah tidak laku

  1. at 3:24 PM

    apa bedanya kambing yang pake anting dan yang tidak ?

  2. at 7:44 PM

    yang pake anting kambing cewek,..yang ga pake kambing cowok bos,..hehehehhehe,..yang jelas jika hewan ternak diberi eartag maka akan mempermudah registrasi dan sistem pencatatan nya,..kita bisa tau dengan jelas riwayatnya,..dan kemungkinan tertukar dengan kambing lain kecil sekali,..

  3. yusqi
    at 9:20 AM

    saya punya kambing kurang lebih 72 ekor gmn cara memasarkannya ya???krn slama ini saya hanya mengandalkan momen idul adha..kandang saya ada d gresik,kambing saya jenis PE,Px dll..saya kepengen setiap bulannya ada pemasukan terima kasih banyak..(HP:085645155995/081331505059)

  4. Ranti Syaftarianti Kamal
    at 12:07 PM

    Selamat siang,

    Perkenalkan saya Ranti Syaftarianti Kamal dari PT. INTERCAHYA. Kami distributor untu alat-alat untuk peternakan. Apabila sedang membutuhkan alat-alat peternakan dapat menghubungi saya di : ranti.intercahya1601@gmail.com dan Hp : 0852 80 82 1601 dan BB : 5AA68B6C.
    Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *