Kambing gunung Altai

Atau disebut juga kambing Altai Mountain.

Adalah jenis kambing yang diambil bulunya. Bulunya dikenal dengan Wol.

Kambing jenis ini dapat diketemukan di daerah otonomi Gorno-Altai, daerah bekas jajahan Uni Soviet. Daerah tersebut merupakan daerah yang padang rumputnya menghijau sepanjang tahun.

Kambing Gunung Altai seragam dalam warna, ukuran, konformasi dan produksi wol. Mereka tercatat mempunyai kemampuan yang kuat dalam  beradaptasi dengan kondisi parah peternakan luas di dataran tinggi. Mereka memiliki berat yang relatif tinggi dan kualitas daging yang baik dan mampu menggemukkan cepat selama periode musim panas yang singkat.

Berat hidup jantan 65-70 kg dan yang betina adalah 41-44 kg. Namun, seperti kambing Altai lokal, mereka matang agak lambat dan tumbuh sampai usia 5-5,5 tahun.

Kambing Gunung Altai (bulu) wol memiliki kualitas teknis yang tinggi dan merupakan komoditas yang berharga untuk industri ringan. Data laboratorium menunjukkan bahwa sebenarnya serat wol panjang dalam silsilah kambing adalah 7,5-10 cm. Diameter rata-rata pada kambing dewasa 16-17 ?m dan 15-16 ?m pada kambing  muda..Ada perbedaan jelas antara sisi kehalusan wol dan paha, rambut luar berdiameter 75-90 ?m.Konten wol dalam silsilah bulu hewan adalah 65-70%. Keseragaman antara mereka tersebut tidak lebih dari 10%. Wol Hasil panen 600-900 g untuk Jantan  dan 450-600 g untuk betina. Serat panjang 8-9 cm untuk keduanya.

Kelangsungan hidup kambing ini dalam kondisi peternakan luas cukup memuaskan. Sepanjang tahun pemeliharaan di padang rumput yang tidak menyebabkan penurunan kualitas (kekuatan, panjang, kehalusan) dari wol, sebab tumbuh di musim yang menguntungkan dalam hal makan. Untuk Altai Mountain kambing, yang melebihi panjang wol (dengan diameter 16-20 mm) adalah 9-9,5 km. Sebagai perbandingan, Wol kambing Merino hingga 1 / 23 ?m dengan diameter dianggap cukup kuat jika panjangnya tidak kurang dari 7 cm.

Pembibitan dari Gunung Altai kambing diarahkan untuk pembesaran silsilah populasi kambing dan untuk meningkatkan produksi wol dan tinggal berat badan, tanpa kehilangan kemampuan beradaptasi yang baik untuk kondisi khusus di Siberia.

Silsilah kambing juga dipelihara untuk dijual ke peternakan lainnya. Pekerjaan ini dilakukan terutama dalam pertanian kolektifdalam jangka waktu 50 tahun dari Uni Soviet di distrik Agach Kosh- dan di Edigansky negara di kabupaten  Shebalin. Dalam beberapa tahun terakhir ini pertanian negara telah membuat kemajuan tertentu dalam meningkatkan silsilah kambing muda. Populasi kambing meningkat dari 7.700 pada tahun 1970 menjadi 9.900 pada tahun 1983, dan kasmir produksi meningkat dari 2.600 ke 3.840 kg.

 

Baca semua artikel di web-blog Informasi seputar ternak dan dunia peternakan : klik  saja disini untuk daftar artikelnya

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *