Budidaya Cacing. Menjijikan Tapi Menjanjikan

Cacing kadang dianggap menjijikan oleh sebagian orang. Namun, ternyata cacing mempunyai nilai manfaat yang teramat besar. Selain mudah dibudidayakan, Cacing juga mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Hampir semua sisa dari budidaya, termasuk kascing(bekas media cacing) dapat dijual kembali.

Berikut adalah contoh wirausahawan yang telah berhasil memperoleh pundi-pundi rupiah dari bisnis budidaya cacing.

Cacing (khususnya jenis Lumbricus Rubellus) ternyata mempunyai berbagai manfaat untuk manusia. Diantaranya adalah, dapat digunakan sebagai penurun panas yang sangat baik. Selain itu, cacing jenis ini juga dijadikan bahan baku pembuatan kosmetik diberbagai Negara.

Cacing dikenal memiliki banyak keunggulannya. Salah satunya adalah ketahanan tubuh yang sangat luar biasa. Selain itu, perawatan cacing juga cukup simple. Dalam perawatan beberapa kolam cacing, tidak membutuhkan tenaga yang banyak. Menurut Harijadi, cukup satu orang untuk mengelola dan merawat puluhan kolam cacing. Pakan cacing pun juga tergolong mudah, sisa atau limbah makanan dari rumah tangga bisa dijadikan pakan cacing. Selain itu, ampas tahu, atau sayuran busuk bisa dijadikan pakan cacing juga.

Untuk kebutuhan makan, biasanya saya memberikan sayuran kubis sisa yang saya ambil dari pasar. Kubis terlebih dulu di cacah sebelum diberikan ke kolam cacing. Enaknya berternak cacing, cacing tidak tergantung pada pemberian makan. Bahkan, untuk pemberian makan yang tidak rutin pun tidak masalah.

Perkembangbiakan cacing tergolong super cepat, bahkan masa panen untuk cacing jenis lumbricus rubellus ini menurut Harijadi hanya membutuhkan waktu 40 hari. Harga satu kilo untuk jenis cacing yang lumayan tinggi, membuat budidaya cacing menjadi salah satu alternatif di bidang agri. Untuk satu kilo cacing umur 40 hari dihargai 40 ‚Äď 50 ribu rupiah.

Ukuran kolam tempat budidaya cacing, idealnya memiliki panjang dan lebar 1 x 4 meter. Untuk satu kolam biasanya diisi 15 -20 kg indukan cacing. Nah, kelebihan cacing lumbricus ini, dalam waktu 30 ‚Äď 40 hari cacing sudah bisa dipanen. Dan jangan kaget, dalam waktu 40 hari 15 kg indukan cacing lumbricus bisa berkembang menghasilkan 3 kali lipat, yaitu 45 kg setiap kolam.

Hal pertama yang harus disiapkan dalam budidaya cacing ini adalah bibit cacing dan media yang akan digunakan untuk cacing. Media untuk cacing bisa digunakan grajen sisa jamur atau limbah dari budidaya jamur. grajen bekas jamur ini bisa dicampur dengan kletong (kotoran sapi) yang sudah kering atau setengah kering, serta tanah. Jika media sudah siap, media tersebut bisa langsung diratakan di kolam. Untuk ukuran kolam bisa menggunakan 1 x 4 meter dengan tinggi 60 cm. Dasar kolam bisa dialasi batu bata yang ditata sedemikian rupa.

Mengingat cacing merupakan binatang dengan habitat asli di tanah, maka jangan lupa untuk mencampur tanah di media budidaya cacing. Tanah yang baik untuk campuran media cacing ini adalah tanah yang diambil di pinggir sungai. Setelah media siap, indukan cacing pun siap ditebar secara merata.

Cacing merupakan binatang yang menyukai tempat lembab dan gampang stress jika terkena cahaya matahari. Karena itu, penting setiap hari mengecek kelembaban media. Usahakan media jangan terlalu basah dan terlalu kering. Jika kering, media cacing bisa disemprot air secara merata dan tidak berlebihan. Untuk kolam sendiri sebaiknya menggunakan iyup-iyup (atap) agar cahaya tidak masuk ke kolam.

Kendala utama dalam budidaya cacing ini, menurut Harijadi adalah serangan semut serta tikus. Selain dua binatang tersebut perlu diwaspadai juga hewan predator cacing seperti katak dan kadal. Namun serangan semut dan tikus ini biasanya terjadi hanya di bulan-bulan awal budidaya. Solusi untuk kendala ini adalah dengan menjaga kebersihan sekitar kolam. Setiap siang atau sore sisi-sisi luar kandang bisa disemprot air agar tetap bersih dan bebas semut.

Budidaya cacing, bisa dilakukan di daerah manapun. Inilah kelebihan yang dimiliki cacing, karena di semua daerah cacing bisa hidup subur. Yang penting, media di kolam diusahan tetap selembab mungkin. Karena cacing menyukai habitat yang lembab. Saat panen atau 40 hari, cacing besar siap panen biasanya akan meminggir di pinggir kolam. Sedangkan telur dan anakan cacing biasanya akan menggumpul di tengah.

Usaha Cacing Lumbricus RubellusSelain cacingnya yang laku dijual dalam kondisi hidup di pabrik farmasi dan kosmetik atau diekspor ke luar negeri, ternyata kascing (media bekas budidaya cacing) juga laku dijual. Kascing merupakan pupuk organik alami yang memiliki kandungan hara makro serta mikro yang lengkap dengan pH basa. Kascing ini biasanya digunakan untuk pupuk tanaman sayuran, buah-buahan, selain itu juga cocok untuk pupuk padi organik. Untuk perkilo kascing, biasanya Harijadi menghargai 5.000 sampai 6.000 rupiah.

Pemasaran cacing, menurut Harijadi tidaklah terlalu sulit. Saat ini, banyak pabrik-pabrik farmasi atau kosmetik yang siap menampung hasil panen budidaya cacing. Bahkan beberapa negara juga siap menampung cacing-cacing ini. Penting juga untuk menjalin kemitraan bersama para petani cacing untuk berbagi info mengenai penjualan serta tips-tips beternak cacing.

Sampai sejauh ini, prospek untuk wirausaha ternak cacing lumbricus rubellus masih sangat bagus. Selain cacingnya yang diburu oleh pabrik obat dan kosmetik serta pabrik pakan ternak, media bekas cacing atau kascing juga laku keras. Jika sudah merasakan hasil dari budidaya cacing ini, saya jamin anda tidak bakal jijik lagi sama cacing.

Untuk Info budidaya dan Pemesanan bibit, Hubungi : 085643546974 (Andi Santoso)

 

 

Share

12 comments for “Budidaya Cacing. Menjijikan Tapi Menjanjikan

  1. at 3:48 PM

    wah ga nyangka ya gan, ternyata cacing yang menjijikkan seperti ini pun bisa jadi bisnis kalau kita tau cara mengolahnya.
    keren gan infonya, makasih udah nge share ūüôā

  2. at 4:48 PM

    wah, baru tahu ternyata cacing juga bisa jadi duit. Bukan cuma untuk mancing ikan tapi juga bisa untuk mancing duit.
    Thanks infonya ya..

  3. at 4:51 PM

    Wah ternyata cacing juga bisa jadi duit. Bukan hanya untuk mancing ikan tapi juga mancing duit.
    Thanks atas shring nya ya..

  4. at 11:19 PM

    kebetulan saya di rumah punya usaha jual pakan ternak & menjual cacing juga.
    banyak yg cari, selain untuk pakan ternak, biasanya pemancing beli untuk umpan.

  5. at 11:03 AM

    Mantep dan kreatif… modal tipis keuntungan super tebal. – salut-

  6. at 11:11 AM

    modal tipis keuntungan tebal, salut sama ide nya. baru tahu kalau ternyata cacing bisa menjadi komoditas ternak. mantep!

  7. at 3:10 PM

    tertarik nih, kalau sudah budidaya jualnya kemana? harganya berapa?

  8. at 1:54 PM

    rejeki itu datangnya dari mana aja ya mas..
    bahkan dari makhluk yg dianggap menjijikan seperti cacing..
    sukses terus mas (y)

  9. at 12:56 AM

    ide kreatif yang mampu menghasilkan uang dengan usaha cacing

  10. at 7:38 AM

    Cacing juga bisa jadi duit rupanya ya…

  11. at 1:19 PM

    open my site

  12. at 8:18 PM

    ternyata cacing bisa buat obat juga loh,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *